Analysis of Pb Metal Content in Tempeh Chips by Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) Method Analisis Kadar Logam Pb dalam Keripik Tempe dengan Metode Spektroskopi Serapan Atom (SSA)

Main Article Content

Rayhani Rara Bahri
Miftahul Khair

Abstract

Tempeh chips are a popular soybean-based snack widely consumed by the public; however, they are potentially susceptible to contamination by heavy metals such as lead (Pb) during the production process. Pb exposure in food can pose serious health risks, making it essential to analyze Pb levels to ensure food safety. This study aims to determine the Pb content in tempeh chips using the Atomic Absorption Spectroscopy (AAS) method and to evaluate its safety based on the standards set by the Indonesian National Standard (SNI). The AAS method was employed to detect Pb concentrations in tempeh chip samples. The results showed that the Pb content in the samples was 0.029 mg/kg and 0.031 mg/kg, which are well below the maximum limit of 0.25 mg/kg as specified in SNI No. 2602-2018. Method validation indicated good linearity with an r² value of 0.9950 and acceptable precision with an RPD of 6.89%. Therefore, the AAS method is proven to be valid for analyzing Pb content in tempeh chips, and the tested samples are considered safe for consumption according to the applicable standards.


Abstrak
Keripik tempe merupakan salah satu olahan kedelai yang digemari masyarakat luas, namun berpotensi tercemar logam berat seperti timbal (Pb) selama proses produksinya. Paparan Pb dalam makanan dapat membahayakan kesehatan, sehingga diperlukan analisis kadar Pb untuk menjamin keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar logam Pb dalam keripik tempe menggunakan metode Spektroskopi Serapan Atom (SSA) dan mengevaluasi keamanannya berdasarkan standar yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia (SNI). Metode SSA digunakan untuk mendeteksi kandungan Pb dalam sampel keripik tempe. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Pb pada sampel keripik tempe adalah 0,029 mg/kg dan 0,031 mg/kg. Kadar ini masih di bawah batas maksimum yang ditetapkan oleh SNI No. 2602-2018, yaitu 0,25 mg/kg. Validasi metode analisis menunjukkan linieritas yang baik dengan nilai r2 = 0,9950 dan presisi yang baik dengan %RPD = 6,89%. Dengan demikian, metode SSA terbukti valid untuk analisis kadar Pb dalam keripik tempe, dan sampel yang diuji aman untuk dikonsumsi sesuai dengan standar yang berlaku

Article Details

Section
Articles